Reader Comments

jasa perawat

by unggul dhina (14-08-2019)


Kurangnya ketersediaan lowongan pekerjaan yang sebanding dengan lulusan keperawatan berarti bahwa sebagian besar perawat tetap menganggur atau bekerja di luar bidang ilmiah mereka. Dalam hal ini, pemerintah kota Padang (Pemko) mengharapkan perawat untuk mulai berpikir tentang menciptakan pekerjaan, seperti layanan jasa perawat home care terbaik di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang (DKK), Eka Lusti, di hadapan perawat dari kota Padang dalam Musyawarah Regional VI (Musda) Dewan Gubernur Daerah (DPD) dari Ikatan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Padang, bertempat di Hotel Mercure Padang, Sabtu (16/4). "Banyak jalan dapat dieksploitasi dan menjadi peluang bagi perawat. Tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan. Selain itu, pemerintah saat ini sedang menghafal pembukaan pejabat. Menurut saya, layanan perawatan di rumah mungkin menjadi salah satu pekerjaan yang bernilai. layak dikembangkan, "jelas Eka. Perawatan di rumah di sini, lanjut Eka, tidak dapat dibandingkan dengan pekerja rumah tangga. Karena perawatan di rumah bekerja sesuai dengan pengetahuan yang diperoleh perawat selama pendidikan keperawatan. Cara merawat anak atau orang tua yang sakit, dll. "Menurut saya, saat ini banyak yang membutuhkan layanan seperti ini. Dan pada kenyataannya, pekerjaan sebenarnya bukan pengalaman perawat. Tidak perlu gengsi selama itu dilakukan secara profesional dan dengan aturan yang jelas. Termasuk masalah gaji , meski tidak terlalu besar, negosiasi tentu bisa dibuat untuk memperjelas, "katanya lagi. Menanggapi hal ini, presiden DPN PPNI Kota Padang, Azis Manggara, mengatakan para perawat di Padang memiliki kapasitas yang memadai untuk menawarkan layanan perawatan di rumah. Hanya saja banyak yang meragukan imbalan (gaji) yang akan diperoleh jika Anda bekerja sebagai penyedia layanan perawatan rumah. "Itu sah dan sesuai dengan apa yang dipelajari di kampus. Pertanyaan tentang ketulusan di tempat kerja, tentu saja, tulus. Tapi, tentu saja, bagaimana dengan gaji yang didapat nanti? Tidak bisa disamakan dengan pelayan Perawat ini adalah pekerja profesional, tentu saja, dia diharapkan dapat memperoleh upah minimum yang setara dengan upah minimum regional (UMR). Saya pikir jika dia setuju dengan UMR, perawat kita akan siap, "katanya. Saat ini, menurut Azis Manggara, ada 2.885 perawat yang merupakan anggota DPD PPDI Kota Padang, selain itu, ribuan perawat lainnya belum bergabung dan banyak yang belum menemukan pekerjaan tetap atau bekerja di luar pengalaman. "Kami juga berharap bahwa pemerintah akan memfasilitasi pencarian pekerjaan perawat kami. Apakah membantu mendistribusikan perawat untuk layanan perawatan di rumah, atau peluang untuk bekerja di luar negeri, dan sebagainya," katanya lagi. Mengenai Kota Keenam Musda PPNI Padang, yang mengangkat isu Peningkatan kualitas dan keberadaan perawat sebagai sumber kekuatan dalam pembangunan sistem pelayanan kesehatan, Azis berharap ada yang terpilih sebagai Presiden DPN PPNI Kota Padang dalam lima tahun ke depan, benar-benar bekerja dengan dedikasi penuh untuk PPNI, sehingga Anda dapat memecahkan beberapa masalah yang ada, seperti lowongan pekerjaan, kualitas layanan, dll.

Powered by OJS | Azwar Muin