Agama dalam Pandangan Futurolog

Amsal Bakhtiar

Abstract

Abstract : Before modern era, religion became more dominant in daily life of human being because religion institution is the sole authority to dicide either religion aspect or scientific one. But in modern era, especially after some inventions of modern science and technology, secular scientist in the West very proud of his intellectual ability to explore the nature. They neglect religion and even accused religion as an opium and illusion. In fact, human being cannot free from believing in Supra Natural Being because even though in the atheist community still respect the spirit of ancestors. Therefore, every effort to attack religion will fail because religion could not separated from basic need of human being and religion is the the sole doctrin of life in hereafter.  Naisbitt, a famous futurolog, also declares that the spiritual of religion will become dominant in new era. 

Keywords : Futurolog, knowledge, organized religion, fundamentalism

 

Abstrak : Sebelum era modern, agama menjadi lebih dominan dalam kehidupan sehari-hari manusia karena institusi agama adalah otoritas tunggal untuk memutuskan, baik aspek agama atau yang ilmiah. Tetapi dalam era modern, terutama setelah beberapa penemuan ilmu pengetahuan modern dan teknologi, ilmuwan sekuler di Barat sangat bangga akan kemampuan intelektual mereka untuk menjelajahi alam. Mereka mengabaikan agama dan bahkan menuduh agama sebagai candu dan ilusi. Bahkan, manusia tidak bisa bebas dari percaya pada keberadaan Supra Natural, meskipun komunitas ateis masih menghormati roh leluhur. Oleh karena itu, segala upaya untuk menyerang agama akan gagal karena agama tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan dasar manusia dan agama adalah satu-satunya doktrin kehidupan di akhirat. Naisbitt, seorang futurolog terkenal, juga menyatakan bahwa spiritual agama akan menjadi dominan dalam era baru.

Kata kunci : Futurolog, ilmu, agama formal, fundamentalisme




Keywords


Futurolog; Ilmu; Agama formal; Fundamentalisme

Full Text:

PDF


References


Abbas, Zainal Arifin. Perkembangan Pikiran terhadap Agama. Jakarta : Pustaka al-Husna, 1984.

Bakhtiar, Amsal, “Agama dan Sains Modern”, dalam Mimbar Agama dan Budaya. XVII. I. (2000).

--------, Filsafat Agama. Jakarta : Logos, 2000, cet. II.

Hidayat, Komaruddin dan Muhammad Wahyudi Nafis. Agama Masa Depan Perspektif Filsafat Perennial, Jakarta, Paramadina, 1995.

Nasution, Harun. Iptek Berwawasan Moral dalam Perspektif Falsafat Pemikiran Islam, makalah seminar di IAIN, 8 Agustus 1996.

Naisbitt, John dan Patricia Aburdane. Megatrends 2000 (terj.). Jakarta : Binarupa Aksara, 1990.

--------, High Tech High Touch. Jakarta :Pustaka Mizan, 2002.

Rasyidi, H. M., Filsafat Agama. Jakarta : Bulan Bintang, 1975.

Santoso, Slamet Imam. Tantangan Ganda dalam Pendidikan Agama pada Abad Ilmu Pengetahuan. Jakarta : Bulan Bintang, 1985.

Suriasumantri, Jujun S. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta : Sinar Harapan, 1984.

Toffler, Alvin. The Third Wave. New York : Bantam Books, 1980.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Powered by OJS | Azwar Muin